Pakai Uang Pribadi, Lurah di Jeneponto Sulap Hutan Mangrove Jadi Wisata Eksotis
PORTALINDEPENDEN.COM - Hutan Mangrove Monro-monro menjadi salah satu wisata yang menarik dikunjungi di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Diresmikan pada November 2022, tempat ini telah berhasil mendatangkan ribuan pelancong lokal maupun dari luar daerah.
"Selama tujuh bulan ini hampir tujuh ribu pengunjung yang datang, baik dari Maros dan Bulukumba, sudah mampir kesini," ujar Lurah Monro-monro, Sultan Syarif, Minggu (9/7/2023) sore.
Ia mengungkapkan, pembangunan ekowisata ini dimulai pada Juli 2022.
Diawali dengan pembangunan jembatan sepanjang 85 meter.
"Waktu dibangun ini ratusan warga yang kita libatkan, kita mulai di bulan Juli dan selesai di pertengahan bulan Oktober," ucapnya.
Sultan menyebutkan, sebagian anggaran pembangunan jembatan berasal dari dana pribadinya.
Sisanya, anggaran kelurahan sebesar Rp74 juta.
"Anggaran kelurahan ini kita gunakan Rp 74 juta dengan panjang jembatan 40 meter, jadi saya tambah menjadi 85 meter dengan dana pribadi," ungkapnya.
Meski begitu, Sultan lantas puas dengan hasil buah tangannya membangun objek wisata alam ini.
Sebab, perekonomian warga setempat semakin meningkat dengan disediakannya Kedai Kampung Nelayan yang terletak di dalam kawasan Hutan Mangrove.
Di kedai itu pula, hasil tangkapan nelayan bisa langsung dijual dan dinikmati oleh para wisatawan.
"Masyarakat sangat terbantu karena semua hasil lautnya langsung dibawa kesini, jadi kuliner disini sangat lengkap, ada kran, ikan, cumi, bahkan kuliner dari air tawar," jelasnya.
Selain menikmati lezatnya hidangan kuliner, Hutan Mangrove Monro-monro juga menyediakan perahu untuk berkeliling menyaksikan pemandangan sungai nan eksotis.
Para pengunjung juga akan dimanjakan dengan panorama laut lepas dan sejuknya udara di tempat ini.
"Ada perahu yang kami sediakan, tarifnya Rp10 ribu per orang, rutenya sampai ke muara karena sebagian wilayah ini dikelilingi sungai dan lautan," tuturnya.
Bagi kalian yang ingin berlibur dan menikmati segarnya kuliner hasil tangkapan nelayan, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi.
Biaya karcis hanya Rp3 ribu per orang, sedangkan tarif parkir kendaraan mulai Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil.
Tarif karcis dan parkir akan digratiskan jika kalian datang bersama rombongan untuk menyewa gazebo.
#Ilham
