Geliat HUT Pangkep ke-66: DPMPTSP Jemput Bola, Fasilitasi Sertifikasi Halal hingga OSS bagi Pelaku UMKM
PORTALINDEPENDEN.COM, PANGKEP – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ke-66, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pangkep menggelar aksi nyata melalui pendampingan intensif bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMKM).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam melakukan percepatan legalitas usaha dan peningkatan daya saing produk lokal.
Layanan pendampingan yang diberikan meliputi pendaftaran NIB melalui OSS RBA, pelaporan LKPM, pengurusan SPP-IRT, hingga fasilitasi sertifikasi Halal.
Mendekatkan Pelayanan ke Masyarakat
Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Pangkep, Hamzah, SE, menyampaikan bahwa momentum HUT Pangkep ini harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, khususnya para penggerak ekonomi di akar rumput.
"Kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di Pangkep tidak berjalan sendiri.
Melalui momentum hari jadi kabupaten ini, kami hadir untuk memberikan pendampingan teknis agar mereka memiliki legalitas yang lengkap, mulai dari OSS hingga sertifikat Halal.
Ini adalah komitmen kami untuk memajukan ekonomi kerakyatan," ujar Hamzah.
Fokus Layanan Pendampingan
Kegiatan ini menyasar pelaku usaha kategori Mikro dan Kecil dengan fokus pada empat instrumen utama:
• OSS (Online Single Submission): Membantu pelaku usaha mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas resmi.
• LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal): Memberikan edukasi tata cara pelaporan perkembangan usaha secara berkala.
• SPP-IRT: Menjamin standar keamanan pangan bagi pelaku industri rumah tangga agar produk layak edar.
• Sertifikasi Halal: Memberikan kepastian kenyamanan konsumen melalui pendampingan pengajuan sertifikat halal secara gratis (Sehati).
Dampak Bagi UMKM
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep tidak lagi menemui hambatan administratif dalam mengembangkan usahanya.
Legalitas yang lengkap menjadi kunci utama bagi UMKM untuk bisa menembus pasar ritel modern maupun mendapatkan akses permodalan yang lebih luas.
"Target kami adalah menciptakan ekosistem usaha yang kondusif di Pangkep.
Jika administrasinya rapi dan produknya terjamin (Halal & P-IRT), maka UMKM kita bisa naik kelas dengan lebih cepat," tutup Hamzah.
