Warga Ujungbulu Bersama HPMT Arak 78 Bendera Merah Putih ke Puncak Agrowisata Bontolojong Jeneponto
Pantauan di lokasi, bendera tersebut mulai diarak dari halaman rumah kepala Desa Ujungbulu, sekitar pukul 13.30 Wita sore kemarin.
Tampak sejumlah Mahasiswa HPMT dan warga ikut dalam rombongan sambil jalan kaki mengarak bendera merah putih mengenakan pernak-pernik merah putih dengan jarak 6 km menuju ke puncak Agrowisata Bontolojong diatas 1800 MdPL.
Aksi pengarakan bendera ini juga mengundang perhatian warga sekitar yang dilewati. Warga yang tak ingin ketinggalan lantas mengabadikan momentum langka tersebut dengan mengambil foto dan merekam video.
Pengiring bendera tampak harus ekstra hati-hati sebab angin sesekali bertiup kencang membuat mereka kesulitan. Bahkan sesekali pengiring bendera harus singgah untuk memperbaiki pegangan bendera.
Mansur merupakan kepala desa Ujungbulu yang sekaligus inisiator pengarakan dan pengibaran bendera merah putih sebanyak 78 lembar yang menandakan sudah 78 tahun Indonesia merdeka dari penjajahan yang diikuti ratusan warga dan Mahasiswa yang tergabung di PB HPMT.
"Estimasi massa yang akan ikut membawa bendera sekitar 200 orang. Terdiri dari warga dan pengurus besar HPMT," kata Mansur Selasa, (15/08/2023)
Ia menjelaskan acara ini diinisiasi oleh Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (PB-HPMT) dengan mengajak komisariat yang berada di perguruan tinggi Makassar dan Jeneponto dan segenap warga masyarakat Desa Ujungbulu.
"Pelibatan masyarakat dengan mengarak bendera tujuannya agar semangat kemerdekaan ini dirasakan lebih luas," rincinya.
Diketahui, bendera tersebut memiliki panjang 2 meter, lebar 1 meter.
Dia mengatakan arak-arakan bendera merah putih ini yang jumlahnya 78 lembar rencananya akan ditancapkan di sekeliling lapangan di puncak Agrowisata Bontolojong. Sementara acara pengibaran akan dilakukan pada esok hari, Kamis (17/8) dalam rangka menyambut HUT RI ke-78 di atas 1800 Mdpl.
#Ilham
