Keren! Polres Gowa Raih Juara I Operasi Ketupat 2026 Tingkat Polda Sulsel
PORTALINDEPENDEN.COM, GOWA – Polres Gowa kembali menorehkan capaian membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Polres Terbaik I dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di lingkup Polda Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, kepada Kapolres Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman, dalam sebuah upacara resmi yang digelar di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel pada Senin (30/3/2026).
Capaian ini diraih berkat keunggulan Polres Gowa dalam aspek pengelolaan Pos Terpadu Operasi Ketupat 2026. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya keaktifan personel di lapangan, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, serta inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Gowa yang dinilai mampu menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran masyarakat saat momen hari besar keagamaan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras jajaran dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Kami berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi polres lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel serta dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak terkait.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi wujud nyata dari dedikasi kami dalam melayani masyarakat. Capaian ini akan menjadi dorongan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, serta pengayoman ke depan,” tegasnya.
Dengan raihan ini, Polres Gowa diharapkan mampu mempertahankan kinerja terbaiknya dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.
