HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Viral Dugaan Pengutamaan Jerigen, SPBU Tepo: Saat Itu Tidak Ada Lagi Pengisian Solar


SPBU Tepo' berkode 74.922.01, Kabupaten Takalar


PORTALINDEPENDEN.COM, TAKALAR - Manager SPBU 74.922.01 Tepo, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Aisyah, menanggapi terkait unggahan yang viral di akun media sosial Instagram @teropongmakassar mengenai dugaan pengutamaan pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen.

Aisyah menegaskan informasi yang beredar di media sosial tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Menurutnya, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan tangkapan layar dari sebuah video yang kemudian dijadikan sampul berita tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak SPBU.

"Itu kan kalau di foto itu screenshot dari video terus ditempel di situ (untuk foto sampul berita), terus merilis berita tanpa ada konfirmasi sama sekali sebelumnya," ujar Aisyah, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, video yang menjadi dasar unggahan tersebut sebelumnya diunggah oleh seorang sopir melalui TikTok. Saat video direkam, kata Aisyah, pengisian solar subsidi di SPBU sudah dihentikan karena stok telah habis.

"Sebelumnya kan ada sopir yang upload di TikTok, dia video pada saat dia masuk ke SPBU memang sudah tidak ada pengisian, solar sudah habis, tapi ada jerigen tersimpan di depan, itu yang dia video terus berasumsi bahwasanya kita di sini mengutamakan jerigen daripada mobil, padahal memang sudah tidak ada pengisian," jelasnya.

Aisyah juga membantah adanya perlakuan istimewa terhadap pengisian menggunakan jerigen. Ia menegaskan kendaraan yang datang pada siang hari memang tidak lagi dapat mengisi solar subsidi karena stok telah habis.

"Mobil itu datang siang, solar habis dan tidak ada pengisian sama sekali. Yang ada itu sisa Pertamax dan Dexlite," tambahnya.

Klarifikasi ini disampaikan Aisyah sebagai hak jawab atas informasi yang telah beredar di media sosial. (Agg)