HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Mengabdi di Lembang Kole Barebatu, Mahasiswa KKN-T XLVII UKI Toraja Hadirkan Inovasi Pendidikan dan Kesehatan

 

PORTALINDEPENDEN.COM, TANA TORAJA - Sebanyak 13 mahasiswa dari berbagai program studi Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKIT) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Angkatan XLVII sukses menyelesaikan masa pengabdian selama 40 hari di Lembang Kole Barebatu, Kecamatan Malimbong Balepe', Kabupaten Tana Toraja. Berlangsung sejak 25 Juli hingga 5 September 2026, kegiatan intrakurikuler yang memadukan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat ini berfokus pada empat sektor utama: pendidikan anak usia dini, pembinaan generasi muda, kesehatan dasar, dan kebersihan lingkungan.

​Mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Melalui Pendampingan Guru dan Media Pembelajaran”, para mahasiswa berkolaborasi dengan warga lokal, aparat lembang, hingga pihak sekolah untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan.

​Berikut adalah rangkuman empat program kerja utama yang berhasil direalisasikan selama kegiatan berlangsung:

​Inovasi Pembelajaran PAUD Kole Barebatu

Melihat terbatasnya sarana belajar di wilayah pedesaan, mahasiswa mendampingi para guru dalam merancang media edukatif interaktif, seperti kartu gambar dan permainan mengenal warna, bentuk, serta angka. Pelatihan singkat pemanfaatan alat peraga ini sukses meningkatkan antusiasme dan keterlibatan anak-anak saat belajar.

​Penguatan Karakter lewat Kepramukaan SD 6 Malimbong Balepe'

Bersama pembina pramuka setempat, tim KKN-T memberikan pendampingan latihan rutin yang mencakup Peraturan Baris-Berbaris (PBB), materi tali-temali, hingga permainan dinamika kelompok. Program ini terbukti berhasil meningkatkan kedisiplinan, kemandirian, dan kekompakan para siswa.

​Dukungan Posyandu Kesehatan Ibu, Balita, dan Lansia

Untuk mengatasi keterbatasan jumlah kader posyandu, mahasiswa hadir sebagai tenaga bantu dalam proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan Kartu Menuju Sehat (KMS)/buku KIA. Keterlibatan ini membuat alur pelayanan kesehatan masyarakat menjadi jauh lebih tertib dan lancar.

​Aksi 'Toraya Masero' lewat Kerja Bakti Lingkungan

Menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai modal sosial masyarakat Toraja, mahasiswa menggelar kerja bakti rutin setiap hari Jumat. Kegiatan pembersihan jalan dan saluran air ini bergilir di empat wilayah, yakni Dusun Parappo, Bae, Tammuan, dan Barana'.

​Meski sempat menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana media di PAUD, minimnya tenaga kesehatan, serta tingkat partisipasi warga yang belum merata, program ini dinilai memiliki potensi keberlanjutan yang sangat tinggi. Media pembelajaran yang telah dibuat kini dapat digunakan kembali oleh guru PAUD, sementara sistem pencatatan posyandu dan tradisi kerja bakti Jumat bersih dapat diteruskan secara mandiri oleh warga lokal.

Melalui integrasi program tersebut, KKN-T UKIT Angkatan XLVII berhasil memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Lembang Kole Barebatu. Ke depannya, sinergi antara pemerintah lembang, sekolah, kader kesehatan, dan perguruan tinggi diharapkan terus terjaga demi menjamin keberlanjutan dampak positif yang telah dibangun.