DPRD Pangkep Soroti Keterbatasan Armada Damkar, Dorong Penambahan dan Perbaikan Unit
PORTALINDEPENDEN.COM, PANGKEP — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) masih menghadapi keterbatasan armada dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Dari tujuh kendaraan pemadam kebakaran yang tersedia, saat ini hanya tiga unit yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran maupun kegiatan penyelamatan.
Untuk mempercepat respons ketika terjadi kejadian di wilayah pemukiman, ketiga armada tersebut ditempatkan di sejumlah wilayah, masing-masing satu unit di Kecamatan Segeri, Labakkang, dan Balocci.
Sementara empat armada lainnya belum dapat dioperasikan secara maksimal karena mengalami kerusakan. Dua di antaranya bahkan masih menjalani proses perawatan dan perbaikan di bengkel.
Kasat PolPP, Damkar, dan Penyelamatan Kabupaten Pangkep, Hapiluddin, mengatakan kondisi tersebut membuat pihaknya harus mengoptimalkan armada yang masih tersedia.
Menurutnya, kebutuhan ideal di lapangan bukan hanya kendaraan pemadam, tetapi juga harus didukung dengan kendaraan tangki suplai air.
“Idealnya kami butuh satu armada yang didampingi satu tangki penyuplai. Hanya saja saat ini dengan keterbatasan yang kita miliki, kita coba maksimalkan yang ada,” ujar Hapiluddin, Rabu (7/10/2026).
Hapiluddin menambahkan, pihaknya kini melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang dimiliki. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui armada mana yang masih memungkinkan diperbaiki dan kembali digunakan.
“Saat ini kita sedang inventaris, mungkin ada armada yang sekiranya bisa dimaksimalkan untuk diperbaiki akan segera kita perbaiki untuk menambah unit,” katanya.
Keterbatasan armada tersebut juga menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pangkep. Anggota DPRD Pangkep, Muh. Ikhsan Baharuddin, menyatakan pihaknya akan mendorong dukungan anggaran untuk memperkuat sarana dan prasarana Damkar.
Ia menilai keberadaan armada pemadam yang memadai merupakan kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
“Kebutuhan armada damkar ini sangat vital karena menyangkut keselamatan jiwa dan harta benda warga. Kami di DPRD, khususnya melalui Badan Anggaran (Banggar), siap membantu dan mendorong pengalokasian anggaran untuk memenuhi kebutuhan armada maupun perbaikan unit Damkar Pangkep,” tegasnya.
Selain mengupayakan perbaikan kendaraan yang mengalami kerusakan dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, Damkar Pangkep juga masih menantikan realisasi bantuan armada baru dari pemerintah pusat.
Tambahan armada tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan petugas sekaligus mempercepat waktu respons ketika terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di wilayah Kabupaten Pangkep.
